Mau Tahu Mesin-mesin yang dimiliki Toyota

1Jakarta – Sebagai salah satu raksasa otomotif di dunia, Toyota membuat banyak perkembangan di sektor mesin mereka. Ada berbagai teknologi katup yang diadopsi oleh produsen asal Jepang ini. Apa sajakah itu?

Tidak bisa dipungkiri kalau teknologi katup pada mesin merupakan salah satu faktor penting terciptanya pembakaran bahan bakar yang sempurna. Bila bahan bakar terbakar sempurna, maka perorma yang diinginkan pun bisa didapat.

Di Indonesia, sistem mekanisme katup pada mesin Toyota terhitung sudah berkembang dari waktu ke waktu. Mulai dari katup OHV, SOHC, DOHC, VVT-i, Dual VVT-i hingga Valvematic.

Perkembangan dan inovasi pada sistem katup ini pada akhirnya akan membuat kinerja mesin semakin baik. Selain performa mesin yang meningat, konsumsi bahan bakar juga makin irit dan ramah lingkungan.

Nah, berikut penjelasan dari mekanisme-mekanisme ini.
1. OHV

2

OHV merupakan singkatan dari Overhead Valve. Ini adalah jenis mekanisme katup yang digunakan pada permulaan teknologi mesin Toyota di Indonesia.

Sistem katup OHV menurut Muhammad Syafei yang merupakan kepala bengkel Plaza Toyota Tendean masih menggunakan banyak mekanisme yang dapat mengurangi efisiensi kinerja katup.

Teknologi ini membuat waktu bukaan katup dan besar bukaan katup adalah fix dan belum menggunakan sistem komputerisasi.

Dilihat dari kekuatan yang dihas
ilkan, pada jenis katup ini, di mesin 2.000 cc adalah sekitar 107 PS.

2. SOHC

SOHC merupakan singkatan dari Single Overhead Valve yang seperti halnya OHV, waktu bukaan katup dan besar bukaan katup adalah fix.

Namun, pada sistem SOHC, pembukaan lebih responsif dan jumlah katup bisa lebih banyak. Ini disebabkan karena berkurangnya jumlah mekanisme yang dapat mengurangi efisiensinya.

Pada sistem ini, power yang dihasilkan untuk mesin 2.000 cc adalah kisaran 109 PS.
3. DOHC

Bila dibanding OHV dan SOHC, sistem DOHC dianggap lebih responsif. Selain itu, jumlah katup yang lebih banyak pada sistem DOHC membuat tenaga yang dihasilkan jadi lebih besar.

Di mesin berkapasitas 2.000 cc, sistem DOHC mampu melahirkan tenaga sekitar 122 PS.

4. VVT-i

3

Sistem yang memiliki singkatan Variable Mekanisme Valve Timing – intellegent inni adalah jenis mekanisme katup yang digunakan pada teknologi EFI.

Pada sistem ini, waktu buka-tutup katup masuk berfariasi dan lama bukaan katup selalu sama. Misalnya, pada putaran mesin rendah, waktu buka katup masuk akan diperlambat.

Dengan cara ini, maka tidak banyak bahan bakar dan udara yang terbuang yang pada akhirnya akan membuat kinerja mesin lebih optimal.

Power yang dihasilkan pada jenis katup ini untuk mesin 2.000 cc adalah kisaran 136 PS.

5. Dual VVT-i

Jika pada proses VVT-i hanya melakukan pengaturan kinerja di katup masuk, di Dual VVT-i, katup keluar juga di atur. Sehingga waktu buka-tutup katup masuk dan keluar jadi lebih selalu sama.

Cara kerja dua katup ini adalah dengan mengurangi hambatan dari gas sisa pembakaran dalam mesin sehingga konsumsi bahan bakar bisa jadi irit namun performa mesin malah meningkat dan emisi gas buang dapat diturunkan lagi.

Tenaga yang dihasilkan pada jenis katup ini pada mesin 2.000 cc adalah kisaran 143 PS.

 

6. Valvematic

4

Ini adalah perkembangan teknologi katup terbaru di Indonesia. Teknologi ini pertama kali diterapkan pada mobil Navigator One alias Nav1.

Teknologi Valvematic merupakan pengembangan teknologi VVT-i berupa sistem Continous Valve Lift Control yang bekerja sama dengan sistem Valve Timing Control milik VVT-i.

Sistem kerja sama yang dipadu dengan VVT-i ini berupa waktu buka-tutup katup masuk yang bervariasi sedangkan besar bukaan katup disesuaikan oleh
sistem Valvematic tersebut sehingga pengaturan pembukaan katup masuk dan keluar akan lebih presisi.

Pembukaan katup maksimum di Valvematic ini juga lebih besar dibanding katup biasa agar sistem Valvematic bisa menyesuaikan asupan bahan bakar sesuai dengan kebutuhan mesin.

Power yang dihasilkan jenis katup ini pada mesin 2.000 cc adalah kisaran 158 PS.

“Apa untungnya? Konsumsi BBM lebih bagus dan respons engine lebih cepat, pada saat kita gas, revolution engine cepet naiknya,” ujar General Manager Technical Service Division PT Toyota-Astra Motor Dadi Hendriadi.

 

detik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s